Pembelajaran Pengayaan
TUGAS
STRATEGI
PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Tentang
“Pembelajaran
Pengayaan”
Disusun
Oleh:
Heldiza
Silviandari
(1820101)
PGSD
4.4
DOSEN
PENGAMPU
Yessi
Rifmasari, M.Pd.
PENDIDIDKAN
GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2020
1. Pengertian
Pembelajaran Pengayaan
Pengayaan merupakan
suatu kegiatan belajar, dikhususkan bagi peserta didik yang
memiliki kemampuan belajar lebih, misalkan belajar lebih cepat,
menyimpan informasi lebih mudah, keingintahuan lebih tinggi, bepikir mandiri,
superior, dan berpikir abstrak, serta memiliki banyak minat.Secara umum
pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang
melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua
peserta didik dapat melakukannya. Pembelajaran pengayaan merupakan pembelajaran
tambahan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi
peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa sehingga mereka dapat
mengoptimalkan perkembangan minat, bakat, dan kecakapannya. Pembelajaran
pengayaan berupaya mengembangkan keterampilan berpikir, kreativitas,
keterampilan memecahkan masalah, eksperimentasi, inovasi, penemuan,
keterampilan seni, keterampilan gerak, dsb. Pembelajaran pengayaan memberikan
pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan
belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal
dalam belajarnya.
2. Tujuan
Pembelajaran Pengayaan
a.
Tidak membahas materi pelajaran baru.
b.
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk
memperdalam penguasaan materi.
c.
Tercapai tingkat perkembangan siswa yang optimal terkait dengan tugas
belajarnya.
d.
Memanfaatkan kelebihan waktu bagi siswa yang cepat untuk hal-hal yang
positif.
e.
Agar siswa yang tergolong cepat tidak
dirugikan karena harus menunggu temannya yang lambat belajar.
f.
Siswa yang cepat tidak mengganggu siswa yang lambat karena kelebihan waktu.
3. Prinsip-Prinsip
Pembelajaran Pengayaan
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam
mengonsep pembelajaran pengayaan menurut Khatena (1992):
1. Inovasi
Guru perlu menyesuaikan program yang
diterapkannya dengan kekhasan peserta didik, karakteristik kelas serta
lingkungan hidup dan budaya peserta didik.
2. Kegiatan yang memperkaya
Dalam menyusun materi dan mendisain
pembelajaran pengayaan, kembangkan dengan kegiatan yang menyenangkan,
membangkitkan minat, merangsang pertanyaan, dan sumber-sumber yang bervariasi
dan memperkaya.
3. Merencanakan metodologi yang luas dan
metode yang lebih bervariasi
Misalnya dengan memberikan project,
pengembangan minat dan aktivitas-akitivitas menggugah (playful). Menerapkan
informasi terbaru, hasil-hasil penelitian atau kemajuan program-program
pendidikan terkini.
4. Pelaksanaan
Pembelajaran Pengayaan
Macam-Macam Program Pembelajaran Pengayaan:
1. Kegiatan Ekploratori
Kegiatan ekploratori yang disajikan guru
untuk siswa bersifat umum. Sajian ini dapat berupa peristiwa sejarah, penemuan,
praktikum, tokoh, dan sebagainya yang tidak termuat dalam kurikulum.
2. Keterampilan Proses
Keterampilan proses diajarkan sesuai keperluan
siswa agar mereka berhasil melakukan pendalaman dan investigasi terhadap
materi. Keterampilan proses ini biasanya dalam bentuk pembelajaran mandiri.
3. Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah diberikan kepada siswa
dengan kemampuan belajar lebih tinggi. Pemecahan masalah ini berupa pemecahan
masalah nyata dengan menggunakan pendekatan penelitian ilmiah.
Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran
Pengayaan:
1.
Belajar
mandiri, berarti siswa akan belajar sendiri tentang suatu materi.
2. Belajar kelompok, berarti siswa
berkelompok dan diberikan materi yang sama untuk dipelajari pada waktu yang
sama pula.
3. Pembelajaran berbasis tema, berarti siswa
mempelajari hubungan antar berbagai materi atau disiplin ilmu yang telah
dipadukan dalam sebuah tema sesuai kurikulum.
4. Pemadatan kurikulum, berarti siswa
mempelajari materi atau kompetensi yang belum diketahuinya.
Daftar Pustaka:
Kurniawan, Endang dkk. 2016. Pemanfaatan
Dan Pelaporan Hasil Penilaian. Jakarta: Direktorat Jenderal GurudanTenaga
Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2013. Panduan Teknis Pembelajaran Remedial dan Pengayaan di Sekolah
Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Artikelnya sangat membantu. Bahasa yang di gunakan juga mudah di pahami dan terperinci. Terimakasih udah di share.
BalasHapus
BalasHapusTerimaksih telah menggugah artikel ini, dan sangat membatu saya, mudah di pahami, bahasa yang di gunakan pun cukup mudah di mengerti
Semoga banyak artikel artikel selanjutnya yang di share
Sangat membantu dan memberikan manfaat bagi para pembaca
BalasHapusArtikel bagus
BalasHapusTerimakasih sebelumnya udah di share..artikelnya bagus..di tunggu update selanjutnya.
BalasHapusMenarik bermanfaat, sering2 share y
BalasHapusArtikrlnya bagus, tapi alangkah baiknya cantumkan daftar pustakanya.
BalasHapusArtikelnya bagus
BalasHapusTerimakasih kak artikelnya sangat membangu dalam pembuatan tugas saya
BalasHapusArtikelnya bagus
BalasHapusartikelnya sangat menarik kk
BalasHapusBagus sekali dan sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusBahasa yang digunakan pada artikel mudah dipahami..
BalasHapusBagus
BalasHapus