Keterampilan Dasar Mengajar I
TUGAS
STRATEGI
PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
Tentang
Keterampilan
Dasar Mengajar I
Disusun
Oleh:
Heldiza
Silviandari
(1820101)
PGSD
4.4
DOSEN
PENGAMPU
Yessi
Rifmasari, M.Pd.
PENDIDIDKAN
GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2020
Keterampilan dasar
mengajar (teaching skills) adalah kemampuan atau keterampilan yang
bersifat khusus (most specific instructional behaviors) yang harus
dimiliki oleh guru, dosen, instruktur atau widyaiswara agar dapat melaksanakan
tugas mengajar secara efektif, efisien dan profesional (As. Gilcman,1991).
Dengan demikian
keterampilan dasar mengajar berkenaan dengan beberapa keterampilan atau
kemampuan yang bersifat mendasar dan harus dikuasai oleh tenaga pengajar dalam
melaksanakan tugas mengajarnya.
1. Keterampilan
bertanya
a. Pengertian
keterampilan bertanya
Bertanya merupakan
suatu unsur yang selalu ada dalam proses komunikasi, termasuk dalam komunikasi
pembelajaran. Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang
dilontarkan guru sebagai stimulus untuk memunculkan atau menumbuhkan
jawaban(respon) dari peserta didik.
b. Tujuan
keterampilan bertanya
a) Memotivasi
peserta didik agar terlibat dalam interaksi belajar.
b) Melatih
kemampuan mengutarakan pendapat.
c) Merangsang
dan meningkatkan kemampuan berfikir peserta didik.
d) Melatih
peserta didik berfikir divergen.
e) Mencapai
tujuan belajar.
c. Jenis-jenis
pertanyaan
a) Pertanyaan
langsung, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada salah satu peserta didik.
b) Pertanyaan
umum dan terbuka, yaitu pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh kelas.
c) Pertanyaan
retorik, yaitu pertanyaan yang tidak menghendaki jawaban.
d) Pertanyaan
faktual, yaitu pertanyaan untuk menggali fakta dan informasi.
e) Pertanyaaan
yang diarahkan kembali, yaitu pertanyaan yang.
f) dikembalikan
kepada peserta didik atas pertanyaan peserta didik lain.
g) Pertanyaan
memimpin (Leading Question) yaitu pertanyaan yang jawabannya tersimpul dalam
pertanyaan itu sendiri.
d. Prinsip-prinsip
bertanya
a) Pertanyaan
hendaknya mengenai satu masalah saja. Berikan waktu berfikir kepada peserta
didik.
b) Pertanyaan
hendaknya singkat, jelas dan disusun dengan kata-kata yang sederhana.
c) Pertanyaan
didistribusikan secara merata kepada para peserta didik.
d) Pertanyaan
langsung sebaiknya diberikan secara random.
e) Pertanyaan
hendaknya disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan peserta didik.
f) Sebaiknya
hindari pertanyaan retorika atau leading question.
e. Teknik-teknik
dalam bertanya
a) Tekhnik
menunggu.
b) Tekhnik
menguatkan kembali.
c) Tekhnik
menuntun dan menggali.
d) Tekhnik
mekacak
2. Ketertampilan
Memberi Penguatan
a. Pengertian
keterampilan memberi penguatan
Memberi penguatan atau
reincorcement merupakan tindakan atau respon terhadap suatu bentuk perilaku
yang dapat mendorong munculnya peningkatan kualitas tingkah laku tersebut di
saat yang lain.
b. Tujuan
penggunaan keterampilan memberi penguatan
a) Menimbulkan
perhatian peserta didik.
b) Membangkitkan
motivasi belajar peserta didik.
c) Menumbuhkan
kemampuan berinisiatif secara pribadi.
d) Merangsang
peserta didik berfikir yang baik.
e) Mengembalikan
dan mengubah sikap negatif peserta dalam belajar ke arah perilaku yang
mendukung belajar.
c. Jenis-jenis
penguatan
a) Penguatan
Verbal.
b) Penguatan
Gestural.
c) Penguatan
dengan cara mendekatinya.
d) Penguatan
dengan cara sambutan.
e) Penguatan
dengan memberikan kegiatan yang menyenangkan.
f) Penguatan
berupa tanda atau benda.
d. Prinsip-prinsip
penguatan
a) Dilakukan
dengan hangat dan semangat.
b) Memberikan
kesan positif kepada peserta didik.
c) Berdampak
terhadap perilaku positif.
d) Dapat
bersifat pribadi atau kelompok.
e) Hindari
penggunaan respon negative.
3. Keterampilan
Mengadakan Variasi
a. Pengertian
keterampilan menggunakan variasi
Keterampilan
menggunakan variasi stimulus merupakan keterampilan guru dalam menggunakan
bermacam kemampuan dalam mengajar untuk memberikan rangsangan kepada siswa agar
suasana pembelajaran selalu menarik, sehingga siswa bergairah dan antusias
dalam menerima pembelajaran dan aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung
secara efektif.
b. Tujuan
penggunaan variasi dalam proses belajar mengajar :
a) menghilangkan
kejemuan dalam mengikuti proses belajar.
b) mempertahankan
kondisi optimal belajar.
c) meningkatkan
perhatian dan motivasi peserta didik.
d) memudahkan
pencapaian tujuan pengajaran.
e. Jenis-jenis
variasi dalam mengajar
a) variasi
dalam penggunaan media.
b) variasi
dalam gaya mengajar.
c) variasi
dalam penggunaan metode.
d) variasi
dalam pola interaksi yaitu gunakan pola interaksi multi arah.
f. Prinsip-prinsip
penggunaan variasi dalam pengajaran
a) gunakan
variasi dengan wajar, jangan dibuat-buat.
b) perubahan
satu jenis variasi ke variasi lainnya harus efektif.
c) penggunaan
variasi harus direncakan dan sesuai dengan bahan, metode, dan karakteristik
peserta didik
4. Keterampilan
Menjelaskan
a. Pengertian
keterampilan menjelaskan
Keterampilan
menjelasakan adalah suatu keterampilan menyajikan bahan belajar yang
diorganisasikan secara sistematis sebagai suatu kesatuan yang berarti, sehingga
mudah dipahami para peserta didik.
b. Prinsip-prinsip
menjelaskan
a) Penjelasan
harus disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik peserta Didik.
b) Penjelasan
harus diselingi tanya jawab.
c) Materi
penjelasan harus dikuasai secara baik oleh guru.
d) Penjelasan
harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.
e) Materi
penjelasan harus bermanfaat dan bermakna bagi peserta didik.
f) Dapat
menjelaskan harus disertai dengan contoh-contoh yang kongkrit dan dihubungkan
dengan kehidupan.
c. Aspek-aspek
yang harus diperhatikan dalam menjelaskan
a) Bahasa
yang digunakan dalam menjelaskan harus sederhana, terang dan jelas.
b) Bahan
yang akan diterangkan dipersiapkan dan dikuasai terlebih dahulu.
c) Pokok-pokok
yang diterangkan harus disimpulkan.
d) Dalam
menjelaskan serta dengan contoh dan ilustrasi.
e) Adakan
pengecekan terhadap tingkat pemahaman peserta didik melalui
pertanyaan-pertanyaan.
Daftar Pustaka:
Hasibuan dan Moedjiono. 2010. Proses Belajar Mengajar. Bandung:
Remaja Rodaskarya.
Sanjaya, Wina. 2005. Pembelajaran dan Implementasinya. Jakarta:
Prenada Media.
Sumantri, Mulyani.2001.Strategi
Belajar Mengajar. Bandung:CV. Maulana
Artikelnya sangat membantu. Bahasa yang di gunakan juga mudah di pahami dan terperinci. Terimakasih udah di share.
BalasHapusSangat bermanfaat. Semoga kedepannya lebih bagus lagi
BalasHapus
BalasHapusTerimaksih telah menggugah artikel ini, dan sangat membatu saya, mudah di pahami, bahasa yang di gunakan pun cukup mudah di mengerti
Semoga banyak artikel artikel selanjutnya yang di share
Artikelnya sangat bermanfaat, ditunggu postingan selanjutnya
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusTerimakasih sebelumnya udah di share..artikelnya bagus..di tunggu update selanjutnya.
BalasHapusBagus, sering2 sahere
BalasHapus👍👍
BalasHapusDitunggu update selanjutnya
BalasHapusTerimakasih kak artikelnya sangat membangu dalam pembuatan tugas saya
BalasHapusArtikelnya bagus
BalasHapusArtikelnya bagus dan bermanfaat
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusBahasa yang digunakan pada artikel mudah dipahami..
BalasHapusBagus bgt tulisannya kak
BalasHapus